Sejarah Berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta
YOGYAKARTA, LELEMUKU.COM – Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan peleburan dari Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman dengan ibu kota di Kota Yogyakarta. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Natakusuma yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII menyatakan kepada Presiden RI bahwa Daerah Kasultanan Yogyakarta dan Daerah Pakualaman menjadi wilayah Negara RI, bergabung menjadi satu kesatuan yang dinyatakan sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta. Keduanya bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI.
Dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan, DIY mempunyai peranan penting. Pada tanggal 4 Januari 1946 sampai dengan 27 Desember 1949, Yogyakarta pernah dijadikan sebagai ibu kota Indonesia. Tanggal 4 Januari kemudian ditetapkan menjadi hari Yogyakarta Kota Republik pada tahun 2010.
Saat ini Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X dan Kadipaten Pakualaman dipimpin oleh Sri Paku Alam X yang sekaligus menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Keduanya memainkan peran menentukan dalam memelihara nilai-nilai budaya dan adat istiadat Jawa serta menjadi pemersatu masyarakat Yogyakarta. (Evu)
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.